A. Penyimpanan Atap yang Tepat
Sebelum memulai instalasi, pastikan lembaran atap disimpan dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga.
- Simpan atap di tempat yang teduh untuk mencegah warna cepat pudar dan bahan menjadi rapuh akibat panas atau hujan.
- Jangan diletakkan langsung di tanah. Gunakan palet kayu atau ganjalan rata sebagai alas agar atap tidak menyerap kelembapan atau kotor.
B. Peralatan & Teknik Pemotongan
Pemotongan atap sebaiknya dilakukan dengan cutter atau gunting khusus atap. Cara ini menghasilkan potongan yang lebih rapi dan minim serpihan.
Peralatan yang Dibutuhkan
- Meteran
- Cutter / Gunting atap
- Bor
- Baut
- Seal (disarankan menggunakan produk seal resmi INNOLITE)
Gunakan alat yang sesuai agar pemasangan lebih cepat, aman, dan hasilnya maksimal.
C. Petunjuk Instalasi Atap EPC & ECPP
1. Siapkan Rangka Atap
- Buat rangka atap dengan tingkat kemiringan minimal 15° agar air hujan dapat mengalir dengan optimal.
Jarak antar gording (rangka melintang) disarankan 60–70 cm.
2. Ukur dan Tandai Lembaran Atap
- Ukur kebutuhan panjang atap sesuai area yang akan ditutup.
Tandai garis pemotongan menggunakan spidol agar potongan lebih presisi.
3. Lakukan Pemotongan
- Potong lembaran menggunakan cutter/gunting atap yang tajam.
- Ikuti garis perlahan hingga terbelah sempurna.
Pastikan potongan rapi untuk memudahkan penyambungan.
4. Perhatikan Posisi Arah Tulisan
- Pasang lembaran dengan posisi bagian yang ada tulisan/printing berada di bawah.
Hal ini untuk memastikan lapisan anti-UV berada di sisi atas dan berfungsi maksimal.
5. Pasang Lembaran Pertama
- Tempatkan lembaran pertama pada rangka dan buat overlap (tumpang tindih) 15 cm pada bagian bawah rangka.
Sambungkan dengan lembaran berikutnya di atasnya.
6. Pasang Lembaran Berikutnya
- Lembaran kedua dan selanjutnya dipasang secara berurutan dengan overlap minimal 20 cm pada sisi samping.
Hal ini penting untuk mencegah kebocoran.
7. Pemasangan Baut
- Bor sesuai titik yang sudah ditentukan dengan mata bor 5 mm, sedikit lebih besar dari ukuran baut agar atap tidak sobek saat pemuaian.
Pastikan baut dipasang tidak terlalu kencang dan tidak terlalu longgar.
8. Pemeriksaan & Pembersihan Akhir
Setelah semua lembaran terpasang, siram atap dengan air untuk memastikan tidak ada kebocoran.
Lakukan finishing: rapikan tepi, bersihkan sisa-sisa potongan, dan pastikan hasil akhir rapi dan aman